4 Guru Besar di Lantik Oleh Rektor Unpad Hari Ini (24/12)

Keempat guru besar baru yang dilantik Rektor sekaligus Ketua Senat Unpad, Prof. Ganjar Kurnia, di RSG Gedung 2 Unpad Kampus Iwakoesoemasoemantri, Jln. Dipati Ukur 35 Bandung, Senin (23/12). (Foto oleh: Tedi Yusup)* Rektor sekaligus Ketua Senat Unpad, Prof. Ganjar Kurnia melantik empat guru besar baru di Universitas Padjadjaran. Pelantikan ini dilaksakan dalam Sidang Pleno Senat Unpad yang berlangsung di Ruang Serba Guna Gedung 2 Unpad, Jl. Dipati Ukur No. 35 Bandung, Senin (23/12) ini. Acara tersebut dihadiri oleh para Guru Besar dan anggota Senat Universitas Padjadjaran.

Keempat guru besar baru yang dilantik Rektor sekaligus Ketua Senat Unpad, Prof. Ganjar Kurnia, di RSG Gedung 2 Unpad Kampus Iwakoesoemasoemantri, Jln. Dipati Ukur 35 Bandung, Senin (23/12). (Foto oleh: Tedi Yusup)*

Para guru besar yang baru dilantik tersebut adalah Prof. Dr. Ir. Hj. Tuti Widjastuti, M.S., dari Fakultas Peternakan; Prof. Dr. dr. Budi Setiabudiawan, Sp.A(K)., M.Kes., dari Fakultas Kedokteran; Prof. Dr. dr. Ristaniah Rose Effendy, Sp.Rad(K)., M.Kes., dari Fakultas Kedokteran; Prof. Dr. Ir. Ellin Harlia, M.S., dari Fakultas Peternakan.

“Pelantikan ini sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 102041, 144512, 144514, 163857/A4.3/KP/2013,” ujar Rektor Unpad.

Prof. Dr. Ir. Hj. Tuti Widjastuti, M.S., dari Fakultas Peternakan diangkat sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Ternak Unggas. Sementara Prof. Dr. dr. Budi Setiabudiawan, Sp.A(K)., M.Kes., dari Fakultas Kedokteran diangkat sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Kesehatan Anak. Prof. Dr. dr. Ristaniah Rose Effendy, Sp.Rad(K)., M.Kes., dari Fakultas Kedokteran diangkat dalam bidang Ilmu Radiologi dan Prof. Dr. Ir. Ellin Harlia, M.S., dari Fakultas Peternakan diangkat dalam bidang Ilmu Peternakan.

Keempat Guru Besar baru tersebut selain dilantik menjadi Guru Besar, Ketua Senat Unpad juga mengangkat menjadi anggota Senat Unpad. Pada kesempatan tersebut, Ketua Senat Unpad mengangkat keempat Guru Besar tersebut menjadi anggota Komisi I Guru Besar: Pendidikan, Etika dan Pengembangan Tenaga Edukatif. Selain menjadi anggota Komisi I, Prof. Dr. Ir. Hj. Tuti Widjastuti, M.S., dan Prof. Dr. dr. Budi Setiabudiawan, Sp.A(K)., M.Kes., diangkat menjadi anggota Komisi II Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Sementara itu, Prof. Dr. dr. Ristaniah Rose Effendy, Sp.Rad(K)., M.Kes., dan Prof. Dr. Ir. Ellin Harlia, M.S., diangkat menjadi anggota Komisi III Organisasi dan Kerja Sama. *

Laporan oleh: Marlia / eh *

Perayaan dan Ucapan Natal Bersama serta Tahun Baru Dalam Islam

Perayaan Natal Bersama dalam Islam

Perayaan Natal Bersama dalam Islam

Menjelang tanggal 25 Desember dan 1 januari diperingati sebagai hari Natal dan Tahun Baru. Pernak-pernik natal mulai marak dimana-mana. Dari pemasangan Pohon Natal disertai hiasannya, Topi Santa hingga mereka yang berbentuk semirip mungkin dengan Santa Klaus. Di Kota-kota besar, seperti Jakarta, Billboard dipenuhi iklan-iklan yang berbau Christmas Day dan New Year.

Seakan-akan tanggal 25 Desember, seperti perayaan bersama. Maka opini itu semakin dibuka krannya.  Beberapa ulama, sepertinya memberikan “track” agar kaum muslim bisa ikut serta. Apalagi para tokoh-tokoh lintas agama yang didukung oleh jaringan islam liberal, menjadikan ini topik hangat di tengah-tengah masyarakat.

Acara televisi pun demikian. Sepertinya perayaan natal dan tahun baru, telah menjadi pesta bersama. Padahal Rasulullah SAW bersabda:

”Sungguh kamu akan mengikuti (dan meniru) tradisi umat-umat sebelum kamu bagaikan bulu anak panah yang serupa dengan bulu anak panah lainnya, sampai kalaupun mereka masuk liang biawak niscaya kamu akan masuk ke dalamnya pula”. Sebagian sahabat bertanya: “Ya Rasulullah, orang-orang Yahudi dan Nasrani-kah?” Beliau menjawab: ”Siapa lagi (kalau bukan mereka)?” (HR Bukhari dan Muslim) Continue reading

Apa Hukum Mengucapkan Selamat Natal bagi Seorang Muslim?

ust agus akhyar

Apa hukum mengucapkan selamat natal bagi seorang muslim?

Rabu (11/12), suasana di masjid raya Ibnu Sina dipenuhi dengan kegiatan para aktivis masjid. Ada yang sedang mengaji alquran, tutorial, dll. Tapi selesai solat ashar, semua aktivis berkumpul dalam satu acara kajian fikih yang bertemakan “bagaimana hukumnya mengucapkan selamat natal dan tahun baru dalam hukum syara” dengan pembicara Ust. Agus Akhyar. Tema ini dipilih karena tidak lain karena ummat muslim, akan menghadapi tanggal 25 desember dan 1 januari, yang mana keduanya merupakan perayaan ummat lain yang sering diikuti oleh sebagian kaum muslimin. Lantas, Apa hukum mengucapkan selamat natal bagi seorang muslim?

Padahal Rasulullah SAW. dalam hal ini pernah bersabda :

من تشبّه بقوم فهو منهم

“barang siapa yang mengikuti/ menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk pada golongan kaum tersebut”

Dari hadits tersebut, Nabi SAW. dengan jelas mengingatkan kaumnya agar tidak mengikuti atau menyerupai tindakan/perbuatan suatu kaum. Karena secara tidak langsung, ia telah berkontribusi bagi kaum tersebut secara tak sadar.

Ust. Agus menyatakan bahwa hari natal dan perayaan tahun baru masehi bukanlah termasuk dari hari raya Islam, karena ummat Islam hanya memiliki 2 hari raya, yaitu hari raya idul fitri dan idul adha. Tapi sebagian besar ummat muslim yang belum dalam tentang pemahaman tentang agamanya, malah mereka yang berkontribusi paling besar dalam perayaan, terlebih tahun baru masehi.

Ummat nasrani dan yahudi, yang merupakan pemilik dari kedua hari raya ini, tujuan utama mereka sebenarnya bukanlah supaya ummat muslim berkontribusi dalam perayaan, tapi tak lain adalah supaya ummat muslim mengikuti akan ajaran mereka secara perlahan-lahan.

ALLAH SWT. berfirman :

ولن ترضي عنك اليهود ولا النصارى حتي تتّبع ملّتهم

Yang artinya :

” dan tidak akan pernah rela ummat yahudi dan nasrani terhadap kalian hingga kalian mengikuti ajaran mereka ” ( QS. albaqoroh : 120)

[DBS]

Event: Islam Memandang Mengucapkan dan Merayakan Natal serta Tahun Baru

Hukum Islam dalam mengucapkan Hari Natal dan Tahun Baru

Hukum Islam dalam mengucapkan Hari Natal dan Tahun Baru

Kajian Fiqih LDK DKM Unpad kembali hadir..
Di bulan Desember ini Kajian Fiqih hadir dengan tema
“Bagaimanakah Hukum Mengucapkan Selamat Natal dan Merayakan Tahun Baru Masehi di dalam Islam?”
Ayo datang, supaya kita tahu dan nggak ternodai aqidah kita. Mari kita mengenal islam dari akar hingga ke daun ya.

 

Catat nih tanggal Kegiatannya
Rabu, 11 Desember 2013, pukul 16.00-17.30 WIB @ Masjid Raya Ibnu Sina,Jatinangor, Unpad
dengan Pembicara KH Agus Achyar Purakusumah (Pimpinan Ponpes YPI Miftahul Barkah)