Selamat Jalan Prof. Dr. Achmadi Rilam

[Unpad.ac.id, 30/04/2014] Unpad kembali kehilangan salah seorang putra terbaiknya. Guru Besar Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unpad, Prof. Dr. Achmadi Rilam, S.E., M.S., meninggal dunia pada usia 72 tahun, Selasa (30/04) pada pukul 19.40 WIB.

Jenazah Prof. Dr. Achmadi Rilam dibawa keluar masjid Al Jihad Unpad usai mendapatkan prnghormatan terakhir dari civitas akademika Unpad (Foto oleh: Tedi Yusup)*

Jenazah Prof. Dr. Achmadi Rilam dibawa keluar masjid Al Jihad Unpad usai mendapatkan prnghormatan terakhir dari civitas akademika Unpad (Foto oleh: Tedi Yusup)*

Rektor Unpad, Prof. Ganjar Kurnia, saat melakukan upacara penghormatan terakhir untuk almarhum, Rabu (30/04), di Masjid Al Jihad Kampus Unpad, Jalan Dipatiukur No. 35, Bandung mengungkapkan, almarhum adalah salah satu tolok ukur bagi perkembangan FEB dan program Pascasarjana di Unpad.

Selama mengabdi di Unpad, almarhum yang lahir di Jakarta, 7 Agustus 1941 ini tercatat pernah menjadi Asisten Direktur II pada Program Pascasarjana periode 2000 – 2004, serta Ketua Program Doktor Ilmu Ekonomi FEB Unpad.

“Apa yang telah dicapai Program Pascasarjana saat ini dan FEB tidak lepas dari upaya-upaya, kerja keras, dan keteladanan Prof. Achmadi,” kata Rektor.

Selain ucapan bela sungkawa, Rektor pun menghaturkan terima kasih atas pengabdian almarhum untuk Unpad. “Satu hal yang penting, beliau adalah seorang dosen yang telah memberikan ilmunya demi kemajuan civitas akademika Universitas Padjadjaran,” ujar Rektor.

Usai disalatkan, almarhum pun akan diberangkatkan ke tempat peristirahan terkahirnya di TPU Cikutra.*

Laporan oleh: Arief Maulana / eh *

http://www.unpad.ac.id/2014/04/selamat-jalan-prof-dr-achmadi-rilam/

Mengunjungi Saudara Seiman Karena Allah Antarkan ke Surga

oleh : Badru Tamambeautysilaturahim

Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam atas Rasulillah –Shallallahu ‘Alaihi Wasallam-, keluarga dan para sahabatnya.

Saling mengunjungi antar saudara seiman bagian dari akhlak mulia. Bahkan ini termasuk sunnah sahabat. Namun sayang, sunnah ini –rasanya- luntur dari kebanyakan kalangan aktifis zaman sekarang.

Perlu kita ketahui, mengunjungi saudara seiman karena Allah untuk memperkuat ikatan Ukhuwah Islamiyah termasuk ibadah dan amal taqarrub kepada Allah yang agung. Di samping itu, amal mulia ini mendatangkan manfaat yang banyak, di antaranya menjadi sarana sehatnya hati dan saling memahami. Sehingga Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam sangat menganjurkan untuk saling mengunjungi. Beliau sendiri rajin mengunjungi para sahabatnya.

Tertera dalam Al-Mu’jam al-Kabir milik Imam al-Thabrani, dari Jubair bin Muth’im Radhiyallahu ‘Anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam pernah bersabda kepada para sahabatnya,

اِنْطَلِقُوْا بِنَا اِلَى بَنِى وَاقِفٍ نَزُوْرُ اْلبَصِيْرَ، رَجُلٌ كَانَ كَفِيْفَ اْلبَصَرِ

Berangkatlah kalian bersama kami ke kediaman Bani Waqif, kita akan mengunjungi Bashir, laki-laki yang buta matanya.” (Diriwayatkan juga oleh Al-Bazzar dengan sanad jayyid)

Tidak cukup di situ, dalam menyemangati  umatnya agar gemar menziarahi (mengunjungi) saudara seiman karena Allah, Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam mengiming-imingi dengan surga. Maksudnya: menziarahi (mengunjungi) saudara seiman karena Allah bisa menghantarkan kepada surga.

Dari Anas Radhiyallahu ‘Anhu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,

اَلاَ اُخْبِرُكُمْ بِرِجَالِكُمْ فِى اْلجَنَّةِ؟ قُلْنَا: بَلَى يَا رَسُوْلَ اللهِ. قَالَ: اَلنَّبِيُّ فِى اْلجَنَّةِ وَ الصِّدِّيْقُ فِى اْلجَنَّةِ وَ الرَّجُلُ يَزُوْرُ اَخَاهُ فِى نَاحِيَةِ اْلمِصْرِ لاَ يَزُوْرُهُ اِلاَّ ِللهِ فِى اْلجَنَّةِ

“Maukah kuberitahukan kepadamu dengan orang-orangmu yang di surga?”. Kami menjawab, “Mau ya Rasulullah”. Beliau bersabda, “Nabi berada di surga, orang-orang shiddiq di surga, dan orang-orang yang mengunjungi saudaranya sampai ke kota yang dia tidak mengunjunginya kecuali karena Allah berada di surga.” (HR. Al-Thabrani di ketiga Mu’jamnya)

Tertera dalam Sunan Al-Tirmidzi dan Ibni Majah, Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,

مَنْ عَادَ مَرِيْضًا اَوْ زَارَ اَخًا لَهُ فِى اللهِ نَادَاهُ مُنَادٍ بِاَنْ طِبْتَ، وَ طَابَ مَمْشَاكَ، وَ تَبَوَّأْتَ مِنَ اْلجَنَّةِ مَنْزِلاً

Siapa yang menjenguk orang sakit atau mengunjungi suadaranya seiman, maka ada seorang yang menyeru dari langit: kamu adalah orang baik, dan langkahmu juga baik dan engkau berhak menempati rumah di surga.” (Dishahihkan Syaikh Al-Albani dalam Shahih al-Targhib wa al-Tarhib, no. 2578) ini menunjukkan bahwa Allah sangat menyukai dan meridhai amalan ini sehingga pantaslah kalau surga disiapkan bagi pengamalnya.

Disebutkan dalam satu riwayat, sesungguhnya apabila seseorang mengunjungi suadaranya, Allah berfirman kepada Malaikat: ‘Hamba-Ku berkunjung karena-Aku, dan pasti Aku akan memuliakannya.’ Maka Allah tidak ridha balasan baginya kecuali surga.” (HR. Al-Bazzar dan Abu Ya’ala dengan sanad yang bagus)

. . . menziarahi (mengunjungi) saudara seiman karena Allah bisa menghantarkan kepada surga. . .

Subhanallah, amal ringan dan menyenangkan berbalas surga. Mengunjungi saudara seiman menguatkan persaudaraan, melapangkan dada, melembutkan hati, dan melahirkan sifat rahmah (kasih sayang). Berkunjung bisa memasukkan rasa bahagia ke dalam hati saudaranya dan menguatkan rasa saling cinta kepadanya karena Allah. Dan Allah sangat cinta dan ridha kepada hamba-hamba-Nya yang saling mencintai karena-Nya. Wallahu A’lam. [PurWD/voa-islam.com]

– See more at: http://www.voa-islam.com/read/tsaqofah/2014/04/18/29920/mengunjungi-saudara-seiman-karena-allah-antarkan-ke-surga/#sthash.R8dULnL2.dpuf

IBF – Islamic Book Fair Bandung 2014

IKAPI Jabar bekerjasama dengan Pemkot Bandung akan menggelar kembali BANDUNG ISLAMIC BOOK FAIR 2014 (BIBF ’14) pada tanggal 1 s.d. 7 Mei 2014, di Landmark Convention Hall, Jl. Braga 129, Bandung. BIBF ’14 kali ini bertema “Bandung Cinta Ilmu Cinta Quran”, yang digelar sebagai dukungan pula untuk menuju Bandung sebagai Kota Buku Sejagat dan meraih Bandung Juara. Informasi lebih lanjut mengenai acara BIBF ’14, bisa menguhubungi sekretariat IKAPI Jabar, Jl, Ibu Inggit Garnasih No. 30 Bandung, Telp. 022. 5224572, 72205000, e-mail: ikapi_jabar@yahoo.com atau pameran@ikapijabar.com.

HCB_BIBF