Kunjungan SMAIT Insantama: Kunjungan Lokal Berkultur Internasional

Bersama Dengan Prof. Himendra dan Dr. Fahmy Lukman; Pesan Menggugah Untuk SMAIT Insantama

Bersama Dengan Prof. Himendra dan Dr. Fahmy Lukman; Pesan Menggugah Untuk SMAIT Insantama

 

[masjidkampus.unpad.ac.id, 28/04/2015] Selasa (28/04), DKM Universitas Padjadjaran menerima kunjungan pelajar dan guru dari SMAIT Insantama Bogor, Jawa Barat. Sebuah sekolah bertarap internasional dengan kualitas lulusan terbaik. Kunjungan tersebut resmi diterima di Masjid Aljihad, Universitas Padjadjaran kampus Dipati Ukur. Rombongan terdiri atas 30 siswa laki-laki, 33 siswa perempuan, dan 7 orang guru dan pembimbing. Kunjungan ini bertajuk Pra-LKMA goes to Japan.

“Terimakasih atas kunjungannya. Semoga mimpi-mimpi kalian untuk pergi ke Jepang segera terwujud. Saya mewakili ketua DKM Unpad, yang saat ini sedang ada tugas ke Singapura, merasa bangga atas kedatangan siswa/i Insantama,” ujar Rizqi Awal, S.E.Sy. saat menerima kunjungan.

Rencananya, siswa/i Insantama akan menginap di Masjid Aljihad sekitar 3 hari, tanggal 28, 29, dan 30 April 2015. Karena pada saat yang sama, mereka akan mengadakan kunjungan ke 3 Perguruan Tinggi ternama di Bandung, yakni Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Padjadjaran, dan Institut Teknologi Bandung (ITB) yang sebelumnya, mereka pun telah melakukan kunjungan ke Universitas Indonesia. Dalam kunjungannya itu, perwakilan siswa/i SMAIT Insantama akan menyampaikan presentasi berupa mimpi-mimpi besar mereka untuk bisa menaklukkan Jepang dalam rangkaian kegiatan LKMA. Presentasi tersebut disampaikan dengan menggunakan bahasa Inggris.

Selasa, pukul 20.00 s.d. 22.00, kegiatan bertajuk sharing session bareng DKM Unpad. Dalam sesi tersebut pihak Insantama kembali memaparkan mimpi-mimpi mereka untuk bisa terbang ke Jepang kelak. Sementara itu, DKM Universitas Padjadjaran, sebagai lembaga keagamaan di Unpad, memaparkan peran strategis DKM untuk pembangunan di Indonesia. Pemaparan tersebut disampaikan oleh perwakilan DKM Unpad dengan 3 bahasa, yakni bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan bahasa Perancis.

“Sesuai dengan Visi dan Misinya, DKM Unpad setidaknya memiliki 3 peran strategis dalam mencetak generasi Islami, Intelektual, dan berwawasan Internasional. Peran tersebut adalah, menjadi trendsetter, melahirkan aktivis-aktivis pengemban misi perubahan, dan menjadi leader dalam perpolitikan kampus,” ujar ketua Lembaga Dakwah Kampus DKM Unpad, Riki Nasrullah, dalam pemaparannya. Pemaparan selanjutnya disampaikan oleh Muhammad Hasan selaku kepala divisi Program DKM Unpad dengan menggunakan bahasa Inggris. Dan terakhir, dilengkapi oleh Akbar Nazary Muhammad selaku kepala divisi Pelayanan Jamaah, dengan menggunakan bahasa Perancis.

“Anggaplah kuliah itu seperti menu makan: IPK adalah nasinya, pengembangan skill dan pola pikir (Islami) adalah lauk-pauknya. Mendewakan IPK sama halnya dengan hanya memakan nasi — kamu akan kurang gizi. Menjadi mahasiswa ber-IPK tinggi itu bagus. Tapi alangkah lebih bagus jika ilmu yang kita miliki didedikasikan untuk kembalinya kehidupan Islam,” pesan yang disampaikan ketua LDK DKM Unpad kepada siswa Insantama di akhir sesi malam itu.

 

Kunjungan diakhiri dengan wejangan dan pesan dari pembina DKM Unpad, yakni Prof. Dr (HC). H. A. Himendra Wargahadibrata, dr., Sp.An., KIC., KNA., (Rektor Unpad ke-9) dan Dr. Fahmy Lukman (selaku Atase Pendidikan Indonesia untuk Mesir) pada Kamis (30/04) setelah shalat subuh berjamaah. Wejangan tersebut sekaligus memantapkan peran DKM Unpad sebagai lembaga yang memiliki peran strategis untuk membentuk generasi-generasi yang Islami, Intelektual, dan berwawasan Internasional. Setelah itu, siswa/i SMAIT Insantama melanjutkan kunjungan ke ITB untuk selanjutnya akan kembali ke Bogor.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *