Paramadika 1435. Marhaban ya Ramadhan !

masjid Al-Jihad

 

 

 

Tidak dirasa sudah masuk bulan ramadhan lagi, selama 30 hari ke depan kita akan menawan hawa nafsu, menahan lapar dari imsak hingga berbuka. maghrib. Kita di tuntut untuk melakukan sebaik-baiknya amal, karena selama bulan ramadhan Allah SWT, memberikan bonus dan penghargaan kepada hamba-Nya yang mau melakukan amalan yang ‘rakus’. karena kata Rasul “pada bulan ramadhan pintu surga di buka lebar-lebar, dan pintu neraka di tutup rapat-rapat” (HR. Muslim).

DKM Al-Jihad Unpad Dipati Ukur, sudah melayani jemaah sekitar dipati ukur kurang lebih selama 40 tahun. selama itu pula, kegiatan ramadhan terus di bangun dengan spirit untuk memakmurkan masjid. dari mulai shalat taraweh, kultum shubuh, ta’jil gratis, kajian pengantar berbuka, zakat fitrah, shalat ‘idul fitri dan sebagainya.

teman-teman mahasiswa bisa belajar untuk memahami bagaimana mendisain acara-acara dan berkomunikasi kepada masyarakat sekitar, agar ketika setelah lulus dari kampus tercinta ini bisa mengabdi lebih besar kepada masyarakat.

6 Persoalan Hidup Menurut Imam Al-Ghazali

Oleh : Yurizalihyaulumaldeennew

Suatu hari, Imam Al Ghozali berkumpul dengan murid-muridnya. Lalu ia bertanya kepada mereka, “Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?”. Murid-muridnya ada yang menjawab orang tua, guru, teman, dan kerabatnya. Imam Ghozali menjelaskan semua jawaban itu benar. Tetapi menurut Imam Ghozali yang paling dekat dengan manusia adalah “mati”. Sebab itu sudah janji Allah SWT bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati. (Lihat QS. Ali Imran ayat 185)

Lalu Imam Ghozali meneruskan pertanyaan yang kedua. “Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini?”. Murid -muridnya ada yang menjawab negara Cina, bulan, matahari, dan bintang-bintang. Lalu Imam Ghozali menjelaskan bahwa semua jawaban yang mereka berikan adalah benar. Tapi yang paling benar adalah “masa lalu”. Bagaimanapun kita, apapun kenderaan kita, tetap kita tidak bisa kembali ke masa lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama.

Lalu Imam Ghozali meneruskan dengan pertanyaan yang ketiga. “Apa yang paling besar di dunia ini?”. Murid-muridnya ada yang menjawab gunung, bumi, dan matahari. Semua jawaban itu benar kata Imam Ghozali. Tapi yang paling besar dari yang ada di dunia ini adalah “nafsu” (Al A’Raf 179). Maka kita harus hati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu membawa kita ke neraka.

Pertanyaan keempat adalah, “Apa yang paling berat di dunia ini?”. Ada yang menjawab dengan jawaban, baja, besi, dan gajah. “Semua jawaban hampir benar,” kata Imam Ghozali, “tapi yang paling berat adalah “memegang AMANAH” sebagaimana firman Allah dalam surat Al Ahzab ayat 72.

Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka untuk menjadi kalifah (pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya menyanggupi permintaan Allah SWT, sehingga banyak dari manusia masuk ke neraka karena ia tidak bisa memegang amanahnya.

Pertanyaan yang kelima adalah, “Apa yang paling ringan di dunia ini?”. Ada yang menjawab kapas, angin, debu, dan daun-daunan. Semua itu benar kata Imam Ghozali, tapi yang paling ringan di dunia ini adalah meninggalkan sholat. Gara-gara pekerjaan kita tinggalkan solat, gara-gara meeting kita tinggalkan sholat.

Lantas pertanyaan ke enam adalah, “Apakah yang paling tajam di dunia ini?”. Murid-muridnya menjawab dengan serentak, pedang… Benar kata Imam Ghozali, tapi yang paling tajam adalah “lidah manusia”. Karena melalui lidah, manusia dengan gampangnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri.

yurizal@tm.net.my

http://www.eramuslim.com/hikmah/tafakur/6-persoalan-hidup-menurut-al-ghazali.htm#.U43jg_l_s2Y

Kajian Muslimah – Masjid Al-Jihad Unpad Dipatiukur

Kajian Muslimah

assalamu’alaikum wr.wb sahabat intelektual muslimah..
mari hadirilah..
Sebuah kajian yang dipersembahkan oleh Keputrian Masjid Al-Jihad Unpad bagi para muslimah dengan menghadirkan talkshow oleh Febrianti Almeera,founder dr Komunitas Great Muslimah yang akan berbagi cerita ttg mememukan kembali jalan Allah dan d lanjutkan dg Training dari Ummu Salamah,seorang Islamic Inspirator yg akan memaparkan hidup berkah dg Islam kaffah. Semua itu terangkum dalam
Kajian Intelektual Muslimah 2014 dg tema “Titik Balik: Menjadi Muslimah Transformatif Pembangun Peradaban Terbaik”
Sabtu 24 Mei 2014 jm 08.00 s/d 12.00 di gedung Auditorium Perpustakaan Fakultas Hukum Unpad.
Cp.085721013109
O85759859216
Pendaftaran ketik : KAMUS_nama_fak/jurusan/angkatan.

 

Telah Berpulang ke Hadapan Allah, Prof. Dedi Rosadi, MS., Guru Besar Administrasi Bisnis Unpad

[Unpad.ac.id, 12/05/2014] Unpad kembali berduka sepeninggal guru besar Fakultas Kedokteran, Prof. Dr. Imam Supardi, dr., SpMK, pada 24 April 2014 dan guru besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Prof. Dr. Achmadi Rilam, S.E., M.S., yang meninggal 30 April lalu. Minggu 11 Mei 2014 lalu, guru besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unpad, Prof. Dr. Drs. H. Dedi Rosadi, M.S, meninggal dunia pada pukul 4.20 WIB karena sakit.

prof dedi

Setelah disemayamkan, jenazah almarhum kemudian dilepas dari rumah duka di Jalan Rajamantri Kidul No. 21, Buahbatu Bandung untuk dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Cieunteung, Tasikmalaya. Prof. Dr. Drs. H. Dedi Rosadi, M.S, adalah guru besar emeritus pada Program Studi Administrasi Bisnis FISIP Unpad. Selain aktif mengajar di FISIP Unpad, almarhum juga menjabat sebagai Ketua Sekolah Tinggi Administrasi (STIA) Tasikmalaya sejak tahun 2009. Almarhum yang lahir di Tasikmalaya, 5 Maret 1939 ini meninggalkan istri,Dra. Hj. Enah Naswiah dan satu orang anak, Budi Rachman, S.T.

Almarhum yang mengenyam pendidikan S-1 hingga S-3 di Unpad ini, mengawali karirnya sebagai Pegawai Negeri Sipil di Unpad sejak tahun 1964. Kemudian pada tahun 2002, almarhum dilantik sebagai Guru Besar Ilmu Administrasi Niaga dan kemudian menjadi Guru Besar Emeritus pada tahun 2010 lalu. *

Laporan oleh: Marlia / eh *