Perayaan dan Ucapan Natal Bersama serta Tahun Baru Dalam Islam

Perayaan Natal Bersama dalam Islam

Perayaan Natal Bersama dalam Islam

Menjelang tanggal 25 Desember dan 1 januari diperingati sebagai hari Natal dan Tahun Baru. Pernak-pernik natal mulai marak dimana-mana. Dari pemasangan Pohon Natal disertai hiasannya, Topi Santa hingga mereka yang berbentuk semirip mungkin dengan Santa Klaus. Di Kota-kota besar, seperti Jakarta, Billboard dipenuhi iklan-iklan yang berbau Christmas Day dan New Year.

Seakan-akan tanggal 25 Desember, seperti perayaan bersama. Maka opini itu semakin dibuka krannya.  Beberapa ulama, sepertinya memberikan “track” agar kaum muslim bisa ikut serta. Apalagi para tokoh-tokoh lintas agama yang didukung oleh jaringan islam liberal, menjadikan ini topik hangat di tengah-tengah masyarakat.

Acara televisi pun demikian. Sepertinya perayaan natal dan tahun baru, telah menjadi pesta bersama. Padahal Rasulullah SAW bersabda:

”Sungguh kamu akan mengikuti (dan meniru) tradisi umat-umat sebelum kamu bagaikan bulu anak panah yang serupa dengan bulu anak panah lainnya, sampai kalaupun mereka masuk liang biawak niscaya kamu akan masuk ke dalamnya pula”. Sebagian sahabat bertanya: “Ya Rasulullah, orang-orang Yahudi dan Nasrani-kah?” Beliau menjawab: ”Siapa lagi (kalau bukan mereka)?” (HR Bukhari dan Muslim) Continue reading